Jumat, 01 Mei 2015

Straight News
Evakuasi Longsor Terhambat Medan

Evakuasi korban tanah longsor di Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terhambat medan berat berupa jalan menanjak berliku-liku dan berbatu.
Pukul 16.00, Rabu (24/2), evakuasi terpaksa dihentikan karena khawatir longsor susulan akan terjadi setelah hujan deras kembali mengguyur kawasan perkebunan tersebut.
Hingga pukul 20.00, jumlah korban yang ditemukan dari timbunan longsor 19 orang dari 43 nama yang dilaporkan hilang oleh keluarganya. Sebelum diserahkan kepada keluarga, korban yang ditemukan dibawa ke masjid setempat yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi longsor.
Hujan pada Rabu sore menyebabkan lumpur longsoran tebing menjadi liat dan membahayakan petugas evakuasi. Hujan deras juga mengganggu penglihatan petugas evakuasi yang menjalankan mesin pengeruk (backhoe).
Lalu lintas kendaraan yang padat menuju lokasi longsor juga menjadi penghambat masuknya alat-alat berat ataupun logistik. Kondisi semakin ruwet ketika pengamanan jalan sepanjang 15 kilometer menuju lokasi bencana tersebut diperketat menjelang kunjungan Wakil Presiden Boediono.
Di lokasi longsor, lumpur setebal 3 meter mengubur 21 rumah warga di RW 18. Longsoran menimbulkan bekas menyerupai cekungan yang dalam seluas hampir 5 hektar. Sepanjang mata memandang, yang tampak hanya timbunan lumpur. Beberapa atap rumah warga yang tertimbun masih kelihatan.
Lokasi longsor yang terletak di kaki Gunung Tilu itu juga tak terjangkau frekuensi radio ataupun telepon seluler. Tak heran, saat longsor terjadi, Selasa pagi, informasi mengenai peristiwa tersebut disampaikan warga kepada aparat Kecamatan Pasirjambu beberapa jam kemudian, dengan menempuh jarak sejauh 32 kilometer.
Wakil Gubernur Dede Yusuf saat meninjau lokasi longsor, mendampingi Wapres Boediono, mengatakan, karena berbagai kendala, evakuasi yang dilakukan belum optimal.
Hingga Rabu sore, baru satu backhoe yang beroperasi di lokasi longsor. Empat lainnya terhambat kedatangannya karena akses jalan masuk yang sempit dan sukar dilintasi.
Sementara itu, 200 jiwa yang selamat dari longsor itu diungsikan ke Perkebunan Negara Kanaan, Desa Tenjolaya, sekitar 3 kilometer dari lokasi longsor.
Menurut Dede Yusuf, evakuasi tetap berlanjut hingga tujuh hari ke depan, dengan mengerahkan 1.200-an personel.

Sabtu, 04 April 2015

pendahuluan


Bahasa merupakan hal yang tidak pernah lepas kehidupan manusia. Bahasa mempunyai peran yang penting bagi manusia, selain sebagai alat komunikasi, bahasa juga digunakan untuk menjalankan setiap aktivitas manusia dalam berbagai bidang. Membahas tentang bahasa sebagai alat komunikasi, maka tidak akan bisa lepas dari kajian semantik. Semantik adalah cabang ilmu bahasa yang mempelajari tentang makna kata atau makna bahasa.
Ilmu linguistik mendefinisikan bahasa sebagai suatu sistem lambang bunyi yang bersifat arbitrer dan tersusun secara sistematis. Lambang-lambang yang digunakan sebagai bahasa tersebut harus bisa didengar dan diucapkan. Setiap lambang bahasa mempunyai makna tertentu, dan lambang-lambang tersebut dapat digunakan untuk berkomunikasi antar manusia.
hiponimi sebagai hubungan semantik antara makna spesifik dan makna generik, atau antara anggota taksonomi dengan nama taksonomi. Secara etimologi hiponimi berasal dari kata onoma dengan arti nama dan hypo yang berarti di bawah. Secara harfiah hiponimi berarti nama yang termasuk di bawah nama lain

Kamis, 22 Januari 2015

SHATTERED GLASS: Melalui Perspektif Jurnalistik

Shattered Glass adalah sebuah film yang bercerita mengenai seorang jurnalis muda yang bekerja di suatu majalah terkemuka di New York, New Republic. New Republic sangat terkenal, sejak pertama kali berdiri tahun 1914, New Republic telah menjalankan fungsi jurnalistiknya dengan baik. Film ini menceritakan keadaan New Republic di tahun 1998. Pada saat itu, New Republic memiliki 15 jurnalis dan seorang editor yang sangat baik dan bertanggung jawab bernama Michael Kelly.

Tokoh utama film ini adalah Stephen Glass yang diperankan dengan apik oleh Hayden Christensen. Lewat perannya ini, ia menjalankan peran sebagai seorang jurnalistik cerdas, yang baru bekerja untuk New Republic. Awalnya ia terlihat menjalankan pekerjaan dengan baik, namun konflik dimulai sejak editornya, Michael Kelly diganti dengan jurnalis lain yang dianggap kurang kompeten, Chuck Lane.

Menjadi wartawan di new Republic sangatlah sibuk, gajinya kecil, jadwal ketat, namun Stephen Glass sangat menikmatinya karena ia senang jika membayangkan tulisannya akan dibaca oleh orang-orang terkenal, contohnya Presiden. Kesenangan Stephen Glass ini tidak dijalankan secara seimbang. Ia asal menulis, demi popularitas, terkadang ia mengarang suatu kejadian, bahkan beberapa berita yang ia tulis merupakan satu kebohongan. Pada akhir film, akhirnya terkuak bahwa selama ini Stephen Glass adalah seorang jurnalis yang tidak menulis berdasarkan kebenaran.

Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata dari Stephen Glass. Kini ia menjadi seorang novelis, dan salah satu buku karangannya adalah The Fabulist, yang menceritakan pengalamannya sendiri sebagai seorang jurnalis yang menulis suatu kebohongan demi popularitas. Lewat pengalaman nyata inilah kita dapat memetik pelajaran, bahwa seorang jurnalis harus menyampaikan kebenaran, dan agar pembaca dapat tahu bahwa berita yang ditulis itu adalah suatu kenyataan, paling bagus adalah mencantumkan foto agar pembaca dapat melihat kejadian sebenarnya.



ANALISA FILM SHATTERED GLASS
DIKAITKAN DENGAN KODE ETIK WARTAWAN INDONESIA

Dalam buku Ragam Jurnalistik Baru Dalam Pemberitaan oleh Eni Setiati, dijelaskan mengenai tujuh butir Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) secara jelas. Berikut analisisnya dikaitkan dengan film Shattered Glass:

1. Wartawan Indonesia menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar:

Masyarakat perlu diberi informasi yang sifatnya faktual dan jelas sumbernya. Stephen Glass dalam film ini telah melanggar KEWI pertama ini. Ia tidak menjelaskan fakta, ia memberikan berita yang tidak jelas sumbernya, dan belum jelas kebenarannya.

2. Wartawan Indonesia menempuh tata cara yang etis untuk memperoleh dan menyiarkan informasi serta memberikan identitas kepada sumber informasi:

Stephen Glass memperoleh informasinya tidak berdasarkan tata cara yang etis, karena beberapa beritanya merupakan berita yang ia karang sendiri, bahkan beberapa sumber beritanya juga merupakan sumber berita karangannya sendiri.

3. Wartawan Indonesia menghormati asas praduga tak bersalah, tidak mencampurkan fakta dan opini, berimbang dan selalu meneliti kebenaran informasi serta tidak melakukan plagiat:

Wartawan sebaiknya, dalam melaporkan dan menyiarkan informasi perlu meneliti kembali kebenaran informasi. Stephen Glass tidak meneliti kembali informasi yang ia peroleh. Beberapa informasi yang ia dengar dari mulut ke mulut bisa ia kembangkan sendiri menjadi suatu berita yang sifatnya palsu, karena tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

4. Wartawan Indonesia tidak menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis, dan cabul, serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan susila:

Dalam film Shattered Glass, wartawan-wartawan new Republic telah berusaha menjalankan fungsi ini sebaik mungkin. Sayangnya Stephen Glass sebagai wartawan telah melanggarnya. Ia telah menyiarkan informasi yang bersifat dusta.

5. Wartawan Indonesia tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi:

Wartawan Indonesia selalu menjaga kehormatan profesi dengan tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari sumber berita, yang berkaitan dengan tugas-tugaskewartawanannya, dan tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Stephen Glass sebagai jurnalis New Republic bersikap tidak loyal terhadap New Republic. Ia memanfaatkan popularitasnya demi kepentingannya sendiri, yaitu makin meningkatkan popularitasnya dengan menjual artikel kepada majalah-majalah lain. Bahkan Stephen Glass mengaku pernah menjual artikel yang sifatnya bohong kepada majalah Rolling Stones.

6. Wartawan Indonesia memiliki hak tolak, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan off the record sesuai kesepakatan:

Wartawan Indonesia melindungi narasumber yang tidak bersedia disebut nama dan identitasnya. Berdasarkan kesepakatan, kalau narasumber meminta informasi yang diberikan untuk ditunda pemuatannya, harus dihargai. Dalam film Shattered Glass, tidak diceritakan mengenai hal ini. Stephen Glass tidak diperlihatkan dalam posisi sebagai wartawan yang diminta menunda suatu berita.

7. Wartawan Indonesia segera mencabut dan meralat kekeliruan dalam pemberitaan serta melayani hak jawab:

Stephen Glass sangat melanggar KEWI terakhir ini. Bagaimana mungkin Stephen Glass mencabut dan meralat kekeliruan dalam beritanya jika ia dengan sengaja memasukkan berita yang sifatnya palsu ke dalam majalah New Republic? Bahkan ketika majalah Forbes sebagai publik bertanya mengenai keakuratan berita “Hack Heaven” yang dibuat Stephen Glass, Stephen melayani hak jawab tersebut dengan jawaban-jawaban palsu, yang ia karang sendiri, akibatnya Stephen Glass terpaksa berbohong semakin banyak demi menutupi kebohongan-kebohongan sebelumnya.



ANALISA 9 ELEMEN JURNALISME
DIKAITKAN DENGAN FILM SHATTERED GLASS


1. Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran:

Stephen Glass sebagai tokoh utama film Shattered Glass telah melanggar prinsip utama dari elemen jurnalisme. Berita yang ia sampaikan pada masyarakat tidak didasarkan pada kebenaran. Tiap berita yang ia angkat selelu memiliki suatu kebohongan, bahkan ada berita yang keseluruhan isinya merupakan karangannya sendiri.

2. Loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada warga masyarakat:

Isi berita yang benar tidak boleh memihak pada suatu organisasi, jadi media harus dapat mengatakan dan menjamin kepada audiences-nya bahwa liputan itu tidak diarahkan demi kawan dan pemasang iklan. Media wajib memelihara kesetiaan kepada warga masyarakat dan kepentingan publik yang lebih luas di atas yang lainnya. Stephen Glass banyak mengarang informasi yang ia masukkan pada beritanya, dan ini merupakan bukti bahwa ia sebagai jurnalis New Republic tidak mengutamakan kepentingan masyarakat, ia lebih mengutamakan kepentingan dirinya sendiri, asal membuat suatu berita yang menarik demi mengangkat popularitasnya.

3. Inti jurnalisme adalah disiplin untuk melakukan verifikasi:

Dalam mencari informasi, seorang wartawan harus bekerja secara profesional, memakai metode disiplin profesional untuk memverifikasikan informasi. Jadi wartawan perlu mencari berbagai saksi, menyingkap sebanyak mungkin sumber, atau bertanya pada berbagai pihak untuk komentar, demi mengisyaratkan adanya standar yang profesional. Dalam film Shattered Glass, Stephen Glass telah membuat banyak berita yang ditulis tidak berdasarkan sumber manapun. Ia tidak bekerja dengan professional, hanya memanfaatkan pikiran dan intuisinya saja. Stephen Glass merasa pikirannya sudah cukup cerdas untuk membuat suatu berita yang menarik, menghibur, dan layak dibaca masyarakat tanpa peduli pada kenyataan yang sebenarnya. Ia tidak mencari saksi, tidak menyingkap berbagai sumber, dan bekerja sendiri tanpa bertanya pada berbagai pihak untuk komentar.

4. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang mereka liput:

Kebebasan adalah syarat dasar dari jurnalisme. Ia menjadi sebuah landasan dari kepercayaan. Namun apabila kebebasan tersebut tidak dijalankan dengan seimbang bersama kejujuran, maka kepercayaan itu tidak akan muncul. Stephen Glass sangat memegang prinsip kebebasan ini, namun bukan kebebasan dari sumber yang ia liput. Bahkan dalam beberapa beritanya, ia tidak memiliki sumber sama sekali. Stephen Glass membuat beritanya dari campuran informasi-informasi sepenggal yang ia peroleh dari mulut ke mulut dan kemampuannya untuk berimajinasi. Ia begitu lihai dalam mengarang cerita, ia membuat berita demi popularitas, demi rasa puas apabila pembaca menikmati tulisannya. Akhirnya prinsip kebebasan ini diartikan berbeda oleh Stephen Glass. Ia benar-benar bebas dalam menuliskan informasi untuk New Republic. Ia merasa berhak untuk bebas bereksperimen, mencampuradukkan fakta dengan dunia khayalannya, ia merasa memiliki kebebasan total sebagai seorang wartawan terhadap sumbernya, entah sumber itu benar-benar ada atau hanya majinasi.

5. Wartawan harus mengemban tugas sebagai pemantau yang bebas terhadap kekuasaan:

Wartawan bertugas sebagai orang yang memantau keadaan sekitarnya, baik dari segi sosial-budaya, ekonomi, dan politik. Tugas mulia ini tidak boleh dibatasi oleh kekuasaan. Misalnya wartawan suatu majalah mengekspos kasus kejahatan Pesiden yang pada kenyataannya benar-benar terjadi, maka kekuasan Presiden tersebut tidak boleh ia manfaatkan untuk menghancurkan organisasi majalah tersebut, karena memang tugas wartawan adalah sebagai pemantau yang bebas.

Stephen Glass dalam film ini telah menjalankan tugasnya sebagai pemantau yang bebas, bahkan mungkin terlalu bebas. Ia memantau sekitarnya tanpa melihat batas kebebasan, ia telah melanggarnya. Stephen Glass menuliskan apapun yang tidak ada pada kenyataan, mengarang keseluruhan berita agar tidak ada pihak yang protes. Untuk apa protes kalau berita yang ditulis tidak berhubungan dengan seseorang yang benar-benar nyata? Tidak ada yang menjadi korban dari tulisan Stephen, tidak ada yang dirusak nama baiknya, sebab orang yang Stephen tulis tidak benar-benar ada. Akibatnya tugas Stephen sebagai wartawan yang seharusnya memantau dengan bebas tidak berhasil ia jalankan, sebab ia hanya memantau sesuatu yang tidak pernah ada.

6. Jurnalisme harus menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik:

Oranisasi New Republic telah menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik. Dalam hal ini, Majalah Forbes yang mempertanyakan tentang kebenaran informasi “Hack Heaven” yang ditulis oleh Stephen Glass adalah termasuk publik. Dalam menanggapi pertanyaan dari pihak Forbes, Chuck Lane sebagai editor New Republic telah merespon dengan sangat baik dan penuh tanggung jawab. Pada akhir film, saat Chuck Lane benar-benar menyadari kesalahan jurnalisnya, ia tidak berusaha menutup-nutupi atau menambah kebohongan pada Forbes, ia dengan berani memecat wartawannya itu, walau dengan resiko, wartawan-wartawan lain yang menyukai Stephen Glass akan marah dan mengundurkan diri.

Disini kita bisa melihat, bahwa forum untuk kritik dan komentar publik sangatlah bermanfaat demi mengungkap suatu kebenaran. Film Shattered Glass ini telah menunjukkan bagaimana forum ini sangat berguna, sehingga pada akhirnya New Republic harus mengakui, bahwa Forbes benar dan teliti, dan New Republic telah melakukan kesalahan besar karena selama ini telah mengeluarkan berita-berita yang tidak benar melalui kesalahan wartawannya, Stephen Glass.

7. Jurnalisme harus berusaha membuat yang penting menjadi menarik dan relevan:

Demi menjaga loyalitas pembaca pada media yang mereka baca, suatu media harus bisa membuat informasi yang penting menjadi menarik untuk dibaca, dengan tujuan mencerahkan para pembacanya. Jika suatu informasi yang penting ditulis tanpa ada hal yang menarik di dalamnya, otomatis informasi tersebut tidak akan diterima dengan baik oleh pembacanya.

Sephen Glass sangat lihai dalam membuat suatu berita menjadi menarik dan relevan, namun sayangnya, berita-berita yang ia buat menarik itu bukanlah berita-berita yang penting. Dan yang lebih riskan, beberapa di antara berita-berita tersebut adalah suatu karangan / miss representasi. Akibatnya berita itu hanya dibaca, menarik hati si pembaca, namun pada akhirnya berita itu tidak akan mencerahkan pikiran pembaca sama sekali, sebab berita itu tidaklah nyata.

8. Wartawan harus menjaga agar berita itu proporsional dan komprehensif:

Prinsip di sini adalah “jurnalisme adalah suatu bentuk dari kartografi”. Ia menciptakan sebuah peta bagi warga masyarakat guna menentukan arah kehidupan. Apabila berita itu tidak proporsional, hal-hal yang penting dihilangkan, demi sensasi menggelembungkan suatu peristiwa, mengabaikan sisi-sisi lain, stereotip atau bersikap negatif secara tidak imbang, akan membuat peta menjadi kurang dapat diandalkan.

Dalam film Shattered Glass, Stephen Glass sebagai seorang wartawan telah mengacaukan peta tersebut. Hal-hal yang penting sangat ia minimalkan, kemudian ia menggelembungkan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya demi sensasi. Contohnya dalam kasus “Hack Heaven”, Stephen hanya mendengar sekilas saja mengenai kasus tersebut, bisa saja itu hanya bualan seseorang. Namun karena ia meganggapnya menarik dan dapat memunculkan sensasi, Stephen dengan cepat mengembangkan khayalannya tentang informasi itu, kemudian menuliskannya untuk majalah New republic. Akibatnya, pembaca dapat disesatkan pikirannya, peta informasi yang mereka peroleh sangat salah, sangat tidak seimbang, dan sangat tidak nyata.

9. Wartawan itu memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya:

Setiap wartawan harus memiliki rasa etik dan tanggung jawab. Apabila seorang wartawan tahu ada suatu informasi yang tidak beres, ia harus berani menyuarakan perbedaan pendapat dengan rekan-rekannya.

Di dalam film Shattered Glass, ada banyak wartawan yang tidak berani menyuarakan suara hatinya. Di akhir film, Caitlin Avey yang protes kepada Chuck Lane karena telah memecat Stephen Glass, sebenarnya telah mengetahui kalau selama ini berita-berita yang ditulis Stephen Glass adalah suatu kebohongan. Namun karena ia berteman dekat dengan Stephen Glass, ia tidak berani mengoreksi Stephen. Ia terus membenarkan berita-berita Stephen dan membiarkannya dimuat di majalah New Republic. Namun pada akhirnya ia menghormati keputusan Chuck Lane sebagai editor, dan menerima pemecatan Stephen Glass dengan sportif.
Mochtar Lubis (lahir di Padang, Sumatera Barat, 7 Maret 1922 – meninggal di Jakarta, 2 Juli 2004 pada umur 82 tahun) adalah seorang jurnalis dan pengarang ternama asal Indonesia. Sejak zaman pendudukan Jepang ia telah dalam lapangan penerangan. Ia turut mendirikan Kantor Berita ANTARA, kemudian mendirikan dan memimpin harian Indonesia Raya yang telah dilarang terbit. Ia mendirikan majalah sastra Horizon bersama-sama kawan-kawannya. Pada waktu pemerintahan rezim Soekarno, ia dijebloskan ke dalam penjara hampir sembilan tahun lamanya dan baru dibebaskan pada tahun 1966. Pemikirannya selama di penjara, ia tuangkan dalam buku Catatan Subversif (1980).
Pernah menjadi Presiden Press Foundation of Asia, anggota Dewan Pimpinan International Association for Cultural Freedom (organisasi CIA), dan anggota World Futures Studies Federation.
Novelnya, Jalan Tak Ada Ujung (1952 diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh A.H. John menjadi A Road With No End, London, 1968), mendapat Hadiah Sastra BMKN 1952; cerpennya Musim Gugur menggondol hadiah majalah Kisah tahun 1953; kumpulan cerpennya Perempuan (1956) mendapatkan Hadiah Sastra Nasional BMKN 1955-1956; novelnya, Harimau! Harimau! (1975), meraih hadiah Yayasan Buku Utama Departeman P & K; dan novelnya Maut dan Cinta (1977) meraih Hadiah Sastra Yayasan Jaya Raya tahun 1979. Selain itu, Mochtar juga menerima Anugerah Sastra Chairil Anwar (1992).
karya - karya mochtar lubis sangatlah banyak, ini beberapa karya dari mochtar lubis :
 
  • Tidak Ada Esok (novel, 1951)
  • Si Jamal dan Cerita-Cerita Lain (kumpulan cerpen, 1950)
  • Teknik Mengarang (1951)
  • Teknik Menulis Skenario Film (1952)
  • Harta Karun (cerita anak, 1964)
  • Tanah Gersang (novel, 1966)
  • Senja di Jakarta (novel, 1970; diinggriskan Claire Holt dengan judul Twilight in Jakarta, 1963)
  • Judar Bersaudara (cerita anak, 1971)
  • Penyamun dalam Rimba (cerita anak, 1972)
  • Harimau! Harimau! (novel, 1975)
  • Manusia Indonesia (1977)
  • Berkelana dalam Rimba (cerita anak, 1980)
  • Kuli Kontrak (kumpulan cerpen, 1982)
  • Bromocorah (kumpulan cerpen, 1983)
Karya jurnalistiknya:
  • Perlawatan ke Amerika Serikat (1951)
  • Perkenalan di Asia Tenggara (1951)
  • Catatan Korea (1951)
  • Indonesia di Mata Dunia (1955)
Mochtar Lubis juga menjadi editor:
  • Pelangi: 70 Tahun Sutan Takdir Alisyahbana (1979)
  • Bunga Rampai Korupsi (bersama James C. Scott, 1984)
  • Hati Nurani Melawan Kezaliman: Surat-Surat Bung Hatta kepada Presiden Soekarno (1986)
Terjemahannya:
  • Tiga Cerita dari Negeri Dollar (kumpulan cerpen, John Steinbeck, Upton Sinclair, dan John Russel, 1950)
  • Orang Kaya (novel F. Scott Fitgerald, 1950)
  • Yakin (karya Irwin Shaw, 1950)
  • Kisah-kisah dari Eropa (kumpulan cerpen, 1952)
  • Cerita dari Tiongkok (terjemahan bersama Beb Vuyk dan S. Mundingsari, 1953)
Studi mengenai Mochtar Lubis:
  • M.S. Hutagalung, Jalan Tak Ada Ujung Mochtar Lubis (1963)
  • Henri Chambert-Loir, Mochtar Lubis, une vision de l'IndonĂ©sie Contemporaine (diseertasi, Paris, 1974)
  • David T. Hill, Mochtar Lubis: Author, Editor, and Political Actor (disertasi, Canberra, 1989)
  • David T. Hil, ‘Mochtar Lubis’, Inside Indonesia, Vol. 83, July-September 2005, p.23.
  • David T. Hill, Journalism and Politics in Indonesia: A Critical Biography of Mochtar Lubis (1922-2004) as Editor and Author, (Routledge, London & New York, 2010).

Rabu, 26 Juni 2013

Resensi Novel



Makalah Membaca Komprehensif
Resensi Novel Perahu Kertas dan Novel Pembandingnya Moga Bunda Disayang Tuhan
Disusun Guna Memenuhi Tugas Akhir Membaca Komprehensif

Dosen Pengampu : M. Fakhrur






Disusun Oleh:

Lungit Nurman Hakim
A310120181




PENDIDIKAN BAHASA SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2013


IDENTITAS NOVEL





hhhh.jpg
Judul : Perahu Kertas
Pengarang  : Dewi Lestari
Penerbit : Bentang Pustaka dan Truedee Pustaka Sejati
Cetakan Pertama : Agustus 2009
Tebal Buku : xii 444 Halaman




smga.JPG
Judul : Moga Bunda Di Sayang Allah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Cetakan Pertama : November 2006
Tebal Buku : vi 306 Halaman













LATAR BELAKANG
            Perahu Kertas merupakan novel karya Dewi Lestari yang terkenal atau populer, novel ini mengangkat tema tentang persahabatan empat sekawan yang sangat easy reading untuk para pembaca dari berbagai lapisan usia, dikemas dengan bahasa yang lugas, serta pendeskripsian keadaan yang juga begitu lugas tetapi syarat akan nilai – nilai serta makna kehidupan. Novel ini bercerita tentang dinamika kehidupan empat orang remaja serta korelasinya dengan lingkungan internal , novel ini juga sempat diangkat ke layar lebar oleh sutradara kenamaan Hanung Bramantyo yang yang terdiri dari dua judul film yaitu “Perahu Kertas 1 dan Perahu Kertas 2”.
           


Moga Bunda Disayang Allah adalah satu novel karya Tere Liye, novel ini mengangkat tema tentang pendidikan agama islam atau  nilai – nilai religius, novel ini berkisah tentang seorang anak kecil yang memiliki masalah dengan tubuhnya, dan seorang pria yang membantu sang anak kecil itu untuk belajar mengenali hidupnya. Novel ini sangat menyentuh bagi pembaca yang merasakan suasana yang tergambar dalam novel ini, disini diajarkan tentang nilai – nilai moral dan pelajaran yang berharga tentang kehidupan dan bagaimana kita harus mampu bersikap ikhlas, sabar serta bisa mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Cerita dalam novel ini juga dapat menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih mencintai Allah SWT.












JENIS NOVEL

Perahu Kertas : Fiksi Percintaan
Moga Bunda Disayang Allah : Fiksi Nyata

PENILAIAN
Sinopsis Novel Perahu Kertas

Antara Cinta dan Persahabatan

            Kugy adalah seorang gadis manis yang memiliki hobi berkhayal,  karena hobinya itu ia jadi tertarik dan senantiasa gemar menulis dongeng. Selain itu, tak jarang ia membuat surat yang ditujukan kepada Dewa Neptunus dengan melipatnya menjadi perahu kertas yang dihanyutkan ke danau atau laut. Kegemarannya dalam menulis dongeng membawa dia pada Fakultas Sastra disebuah Universitas di Kota Bandung.
Sementa itu, seorang remaja pria bernama Keenan merupakam sosok pria yang gemar melukis. Selama enam tahun ia tinggal di Amsterdam bersama neneknya, sampai akhirnya ia harus kembali ke Indonesia untuk meneruskan pendidikannya di bangku kuliah disalah satu universitas di Kota Bandung pula. Keinginan ayahnya untuk mengarahkan Keenan pada bidang bisnis mengalahkan keinginan Keenan untuk menjadi pelukis handal, dan pada akhirnya mengantarkan ia ke Fakultas Ekonomi.
Kugy dan Keenan menjalin persahabatan yang dimulai dengan pertemuan dimana Kugy yang berteman sejak kecil dengan Noni bertemu Keenan yang merupakan sepupu dari kekasih Noni yang bernama Eko. Persahabatan diantara mereka menimbulkan rasa yang lain. Sampai pada akhirnya mereka saling jatuh cinta namun saling memendam rasa itu karena pada dasarnya mereka hanya bersahabat. Lagipula Kugy telah memiliki kekasih bernama Joshua, dan dilain sisi, Keenan pun dijodohkan dengan sepupu Noni yang bernama Wanda.
Hubungan Kugy dan Keenan menjadi renggang setelah Keenan berpacaran dengan Wanda. Sampai suatu saat Keenan mengalami kondisi yang mengharuskan ia mengakhiri hubungannya dengan Wanda. Patah hati yang dialami Keenan dan masalah keluarga yang menimpanya membuat ia meninggalkan kehidupan di Kota Bandung serta meninggalkan keluarganya di Jakarta. Ia lalu pergi ke Bali, Ubud dan bertemu dengan Pak Wayan yang memiliki hobi yang sama seperti dirinya, yaitu melukis. Kesedihan yang dialami Keenan semakin lama semakin berkurang karena ia dapat menyalurkan bakat melukisnya kembali di Bali, terlebih ia mulai menyukai Luhde Laksmi yang merupakan keponakan Pak Wayan.
Setelah menyelesaikan kuliahnya di Bandung, Kugy akhirnya bekerja disebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Ia bertemu dengan Remigius, atasan sekaligus sahabat kakaknya. Keduanya pun saling jatuh cinta. Sementara Keenan tidak dapat tinggal lagi di Bali, karena kondisi kesehatan ayahnya yang semakin lama semakin menurun memaksanya untuk kembali ke Jakarta dan harus menjalankan perusahaan sebagai pengganti ayahnya. Kugy dan Keenan pun akhirnya bertemu kembali di Jakarta dalam suatu keadaan yang berbeda.

Sinopsis Moga Bunda Disayang Allah

Jangan Menyerah Pada Keadaan
           
Novel ini bercerita tentang seorang anak kecil yang bernama Melati yang memiliki masalah dengan tubuhnya dan seorang pria yang bernama karang yang membantu Melati mengenal kehidupanya. Pelajaran – pelajaran berharga mengenai makna hidup yang sesungguhnya. Kisah yang sangat mengharukan, Melati terlahir sebagai gadis kecil yang lucu dan normal. Sampai di usianya yang ketiga, baru sejenak ia menikmati indahnya hidup, cahaya terang dan suara merdu disekitarnya, semua itu harus direnggut dari dirinya akibat kecelakaan kecil. Melati benar – benar terputus komunikasinya dengan dunia luar ketika dokter memvonisnya bahwa ia buta, tuli, sekaligus bisu, di pihak lain seorang pria yang sangat mencintai anak – anak menyayangi mereka lebih dari apapun memahami mereka dengan caranya sendiri, mampu menjadi motivator hebat bagi anak – anak disekitarnya. Benar –benar ia sosok pria yang hebat, namun tiba – tiba  ia harus mengalami kecelakaan bersama anak – anak di tengah laut lepas. Kecelakaan yang membuat hatinya selama tiga tahun mengalami luka hati yang mendalam bagi pria yang bernama Karang. Perasaan bersalah melingkupi hatinya selama tiga tahun, sampai suatu hari bunda memohon padanya untuk membantu kesembuhan Melati. Benar – benar kisah yang sangat mengharukan.

Kelebihan Novel Perahu Kertas

            Novel ini memuat cerita yang sungguh sederhana dan biasa, namun dengan kemasan ala Dewi Lestari novel ini dapat menenggelamkan para pembacanya untuk tidak berhenti membaca. Pendalaman tokoh yang hadir  sangat ubik dan menarik, dan itu merupakan salah satu kekuatan buku (novel) ini yang tidak bisa di bantahkan lagi. Dewi Lestari dapat memainkan perasaan pembaca dalam cerita ini untuk mengikuti alur cerita yang diinginkan.
Kekurangan
            Alur cerita yang dihadirkan terkadang terlalu dibuat – buat seperti pertemuan yang sangat kebetulan jadi seolah alur itu sudah direncanakan. Dalam novel ini Dewi Lestari terlalu berlaku fantasi terhadap cerita yang dibuatnya, terkadang para pembaca juga sulit untuk memahaminya.

Kelebihan Novel Moga Bunda Disayang Allah

            Novel ini merupakan karya Tere Liye yang bisa dikatakan sebagai best seller. Di beberapa bagian penulis sangat indah mempermainkan kata – katanya yang puitis dan penuh dengan majas ( Gaya bahasa). Meski di awal cerita novel ini sangat membosankan namun perlahan  dan pasti cerita mulai menemukan titik temu ketika sampai di puncak cerita atau klimaksnya bafi para pembaca dengan sendirinya akan terhanyut ketika membaca novel ini. Bahasa yang digunakan pun mengalir begitu indah, selain itu penulis juga lebih banyak menghadirkan nilai – nilai moral dan kehidupan serta nilai – nilai religius bagi para pembacanya
Kekurangan
            Dalam novel ini alur ceritanya bisa dibilang membingungkan karena cerita yang dihadirkan terkesan seperti tumpang tindih, bahasanya juga sulit dimengerti karena banyak menggunakan gaya bahasa jadi bagi pembaca awam yang baru pertama kali membaca novel pasti akan kebingungan untuk memahami isi yang terkandung dalam novel ini.

Focusing
            Dalam novel Perahu Kertas isi lebih memfokuskan tentang tema yang diangkat oleh penulis yaitu tentang fiksi percintaan yang terjadi dalam dunia remaja, penulis lebih mengutamakan diksi dalam setiap jengkal isi yang ada dalam novel, fiksi dalam novel ini sangat terlihat jelas begitu mendominasi alur cerita yang ada, contohnya dalam Radar yang dimiliki oleh Kugy untuk menemukan Keenan di stasiun kereta api, dan masih banyak lainya. Kemudian dalam novel Moga Bunda Disayang Allah, penulis yaitu Tere Liye Sangat bagus memainkan ide-ide yang terkandung dalam isi novel tersebut, tema yang diangkat dalam novel ini adalah realita religi yaitu tentang kesabaran yang dimiliki oleh seorang bunda dalam menghadapi anaknya yang mempunyai keterbatasan dan selalu ada doa dalam isi yang ada dalam novel ini.

Comparing

            Novel Perahu Kertas dan Novel Moga Bunda Disayang Allah adalah Novel karya Dewi Lestari dan Tere Liye yang pada hakikatnya memiliki tema yang berbeda yaitu pada fiksi percintaan dan realistis religi, tapi dalam keduanya penulis mencoba menempatkan diksi dan gaya bahasa yang memenuhi setiap jengkal isi novel – novel tersebut, pada novel Perahu Kertas majas yang ada kebanyakan majas perbandingan yaitu personifikasi dan metafora begitu juga pada novel Moga Bunda Disayang Tuhan juga menggunakan majas tersebut, kesamaan lainya adalah penulis akan membawa pembaca novel untuk lebih mendalami dan terkesan berlatar sendu dan mengharukan. Novel Perahu Kertas dan Novel Moga Bunda Disayang Allah adalah novel best seller yang patut untuk dibaca karena kaya akan makna tentang kehidupan dan amanat yang terkandung.